Funny Quote

October 1st, 2006 by chibiz

Does he know the rules? He may be an eternal optimist. He may
struggle with maths. But, after Newcastle had made their three changes,
Albert Luque rather bizarrely continued to warm up on the touchline. No
doubt to his surprise, he did not come on.

Richard Jolly from Soccernet.com

Links

September 30th, 2006 by chibiz

Cara rapat efektif gaya Google di sini
Cara berinovasi gaya Google di sini
Cara efektif dan cepat mengeluarkan produk inovatif baru gaya Google di sini
buat web server-mu sendiri dengan arahan dari website ini jadi mudah, coba di sini
pernah kehilangan data di flash disk-mu? solusi di sini
Ada kompetisi Rock Paper Scissors di Kanada, pesertanya dari seluruh dunia, lihat di sini (aku pingin ikut)
more web2.0 tools untuk pelajar di sini
lagi jengkel sama bosmu, main game ini

Anousheh Ansari

September 30th, 2006 by chibiz

masuk ke blog Anousheh Ansari, wanita pertama yang membeli tiket untuk pergi keluar angkasa sekaligus orang pertama yang nge-blog dari luar angkasa.

Failure = Bush

September 29th, 2006 by chibiz

Kalo kamu tulis kata "failure" di Google, tau ga apa yang keluar pertama di search results-nya:

President of The United States of America - George W. Bush

dan yang kedua adalah:

Failure Magazine

wah majalah yang namanya Failure aja kalah

, coba aja sendiri

Funny Quote

September 29th, 2006 by chibiz

"I also know that when it says ‘press any key to
continue’, I don’t have to look for a key labeled ‘ANY’"

Robert Hayden (the founder of Geek Code)

Messengeran Dengan Entrepreneur Muda

September 29th, 2006 by chibiz

Hari ini saya ber-messenger-an
dengan temen baik saya sekaligus seorang entrepreneur muda, keren, sukses lagi.
Saya adalah salah satu penggemarnya. Biasanya saya main ke kantornya
ngobrol-ngobrol, diskusi, dan minta berbagai bantuan
:) . Karena saya sering mbaca tentang anak muda
sukses di Amrik, apalagi di era web 2.0 ini, saya jadi pingin bandingin dengan
entrepreneur2 Indonesia yang juga masih muda dan cukup berhasil di usahanya.
Akhirnya aku minta waktu ke Wahyu tuk wawancara, cie.. cie.. kayak reporter aja.
Intinya sih aku ingin mengerti apa yang ada di benak orang-orang seperti Wahyu,
yang menurutku tipe yang bisa mengubah Indonesia ini.

Wahyu lahir di
Kulonprogo tanggal 7 Januari 1984 (asem aku jadi kerasa tua), dengan nama
lengkap Wahyu Wijanarko. Tamat dari SMU 1 Bantul tahun 2001, kemudian
melanjutkan kuliah di Teknik Elektro UGM pada tahun yang sama, dan kemudian
lulus mendapatkan gelar sarjana pada November 2005. Saat ini mengelola
perusahaan IT Global Intermedia yang dimiliki bersama 3 teman lainnya.

Bagi temen-temen
yang ingin berbincang-bincang lebih banyak dengan Wahyu secara pribadi, bisa kontak dia lewat Yahoo
Messenger (atau MSN, kan udah gabung) dengan ID: wahyubumi. bagi yang pingin tahu  Wahyu bisa  lihat  profil  Friendsternya di  sini.

 

dino: Bagaimana ceritanya kok bisa memutuskan untuk mendirikan Global
Intermedia, mungkin juga bisa diterangkan mengenai Global Intermedia?

wahyu: Ceritanya berliku-liku. Global Intermedia sendiri merupakan kelanjutan
dari berdirinya Deconcept Computer yang sudah ada sejak tahun 2000, kemudian
waktu kuliah dilanjutkan dengan mendirikan perusahaan baru dengan nama bendera
Global Intermedia.

dino: itu semua Wahyu ikut mbikin?

wahyu: Tidak, Deconcept Computer dulu mas Eko dan temen-temennya yang bikin,
kemudian sesuai dengan perkembangan, dimana dulu foundernya sama-sama bekerja
di Puskom UGM, kemudian formasinya diubah. Nah di situlah pada awal 2004 saya
dan teman-teman masuk mendirikan Global Intermedia.

dino: Jadi situ udah kerja dan mbikin usaha sejak masih kuliah. apakah itu suatu
nilai plus untuk usaha anda sekarang dengan anda kerja dan usaha sejak kuliah?

wahyu: Nilai plusnya cukup banyak. Kebetulan background pendidikan, hobi, dan
usaha kita (teman-teman yang mendirikan Global Intermedia) sejalur, yaitu dunia
Teknologi Informasi, sehingga bisa saling melengkapi. Pengalaman ilmu teknis
yang diperoleh di kampus bisa digunakan untuk kerja, dan hasil pengalaman dari
kerja yang dilakukan bisa dishare kembali ke ruang kuliah sehingga kita juga
memperoleh added value pada hasil studi kita, dan hasilnya menggembirakan. Istilahnya
ada timbal balik di situ.

dino: sebetulnya seperti apa sih jalanin usaha di Indonesia sebagai anak muda
yang baru lulus? apakah lingkungan usaha di Indonesia mendukung anak muda
menjalankan usaha?

wahyu: Wah, yang namanya usaha itu tidak pandang umur. Saya dulu waktu SD pernah
jualan kue di sekolah, SMP pernah punya usaha peternakan puyuh sendiri, dan
akhirnya terkena imbar krisis moneter yang mengakibatkan usaha peternakan saya
itu jadi tutup. Jadi menurut pandangan saya, lingkungan dan kesempatan usaha
itu banyak dan cukup mendukung, tinggal bagaimana kita mau mencari celah dan
menyikapi hal tersebut.

dino: Apakah wahyu punya bapak atau ibu yang berwirausaha? menurut wahyu faktor
gen berpengaruh ga?

wahyu: Kalau bapak sama ibu memang wiraswasta. Mungkin itu sedikit banyak juga mempengaruhi.
Tapi kayaknya gen tidak ada hubungannya. Soalnya di banyak kasus, ada yang
orang tuanya wiraswasta anaknya jadi pegawai, dan sebaliknya, orang tuanya
pegawai, tapi anaknya menjadi wiraswasta. Kalau saya boleh bikin, formulanya
adalah PhD = W x E. PhD: pengusaha handal, W: Will (kemauan), E: Environment
(lingkungan).

dino: Kan Global Intermedia ini pemiliknya 4 orang, bagaimana kalian saling
mendukung, apakah 4 orang menjadikan lebih bagus atau menjadi memperlambat
keputusan?

wahyu: Saling mendukung, satu sama lain bisa saling melengkapi dan mendukung.
Untuk pengambilan keputusan, dengan adanya teknologi komunikasi saat ini, bisa
dilakukan di mana saja dan kapan saja, sehingga bisa dikatakan tidak ada
perbedaan mengenai cepat atau lambatnya keputusan bisa diambil.

dino: maksudku apakah konflik itu ada khususnya dalam perbedaan pendapat?
misalnya dalam strategi bisnis dll.

wahyu: Kalau misalnya perbedaan pendapat mengenai suatu hal, itu biasanya
dituangkan ke dalam musyawarah, baru nanti bisa diambil keputusan.

dino dinarga: Proyek apa aja yang pernah kalian bikin? Mana
yang menurutmu paling menarik?

wahyu: Wah, banyak, mulai dari UKM, Korporasi Swasta, dan Pemerintah. Yang
menarik bagi saya pribadi adalah pada pekerjaan-pekerjaan yang menuntut pengaplikasian
teknologi dan hal-hal yang baru. Misalnya saja seperti ketika bisnis SMS
content pertama kali keluar, kita sudah mulai mengaplikasikannya ke klien dan
teknologi web dengan AJAX, kita sudah menggunakannya sejak awal 2005 yang lalu.

dino: Wah itu cukup menarik, khususnya dengan perkembangan bahasa pemrograman
sendiri yang berkembang sangat cepat, bagaimana kalian menghadapi perubahan2
seperti itu, ga cuma perkembangan bahasa pemrograman tapi juga teknologi secara
keseluruhan yang cepet banget berubah dan berkembang?

wahyu: Internet memberikan kemudahan bagi pengembangan teknologi di Global
Intermedia. Jadi hal-hal yang baru tersebut bisa ditemukan melalui informasi
yang tersedia di internet.

dino: bagaimana kalian memanage untuk belajar sekaligus bekerja? apakah kalian
mencari orang yang sudah memiliki ilmu tersebut atau kalian belajar sendiri
terus mengajarkannya ke subordinat?

wahyu: Belajar bersama-sama. Jadi siapa saja di Global Intermedia berhak dan
wajib untuk membagi ilmu yang diperoleh. Jadi dalam pengembangan kemampuan di
Global Intermedia tidak ada istilah ordinat atau subordinat. Yang ada
adalah kesadaran melakukan knowledge
transfer untuk pengembangan teknologi maupun pengembangan kemampuan secara
umum.

dino: Pandangan wahyu mengenai Global dalam 5 tahun mendatang seperti apa?

wahyu: Perkembangan teknologi informasi dalam 5 tahun sulit sekali untuk ditebak.
Tapi secara garis besar, dalam 5 tahun yang akan datang saya sendiri berharap
agar Global Intermedia mampu untuk berkembang dan tampil beda sesuai dengan
irama perkembangan teknologi.

dino: Apa sih arti Global Intermedia?

wahyu: Kata global mungkin semua orang sudah paham maksudnya, yaitu mendunia.
Kata intermedia dimaksudkan agar Global Intermedia mampu untuk berkembang
melalui semua media agar bisa diterima oleh semua lapisan. Harapannya tentu
saja agar kalau orang bicara mengenai teknologi, Global Intermedia bisa menjadi
salah satu referensinya.

dino: Ada data mengatakan kalo lebih dari
90% perusahaan tutup sebelum berumur 5 tahun, apa strategi kalian untuk
menghadapi itu?

wahyu: Data dari mana?

dino: dari buku-buku entrepreneurship luar negeri sih tapi menurutku emang ada
benernya. katanya 90% mati di tahun pertamanya. kemudian dari yang sisa 10%,
90%nya mati di sebelum tahun kelima, jadi hanya 1% yang lanjut ke tahun ke lima
keatas..

wahyu: Waduh, kalau itu memang gak bisa dipungkiri, tapi
setidaknya saya masih percaya lebih dari 90% orang yang menginginkan
perusahaannya mampu berkembang hidup lebih dari 5 tahun. Banyak sekali
sebenarnya alasan mengapa perusahaan bisa tutup. Ada masalah prinsip, masalah
keuangan, atau ada peluang lain yang lebih menjanjikan, dan juga banyak masalah
lainnya, yang harus dilihat satu persatu penyebabnya. Dan tiap permasalahan
biasanya diselesaikan dengan cara yang berbeda pula. Misalnya produk sudah
tidak laku di pasaran, mungkin perlu strategi rebranding? Jadi ke depannya
harus dilihat dulu masalahnya di mana, baru bisa dikeluarkan strateginya.

dino: Kalo menurut wahyu keadaan teknologi di Indonesia seperti apa?

wahyu: Dari apa yang saya baca di media, pemerintah sudah mulai concern untuk
mengembangkan infrastruktur dan regulasi-regulasi untuk mengatur hal ini. Misal
salah satunya adalah rencana pengembangan backbone jaringan Fiber Optic
internasional agar biaya internet bisa semakin murah, itu merupakan pertanda
yang cukup baik bagi pengembangan teknologi di Indonesia. Dengan murah dan
mudahnya informasi diperoleh, maka pengembangan SDM akan bisa terbantu, yang
secara langsung maupun tidak langsung akan membantu pesatnya perkembangan
teknologi di Indonesia.

dino: Ada saran ga yu bagi temen-temen muda yang pingin bikin usaha sendiri?

wahyu: Bagi temen-temen muda yang ingin mengembangkan usaha sendiri, siapkan
kondisi internal dan eksternal. Kondisi internal adalah persiapan mental dan
pengetahuan mengenai usaha yang akan dirintis, dan persiapan eksternalnya
adalah dengan membangun kepercayaan dan menjalin relasi yang kuat, itu kunci
utamanya. Kalau keduanya bisa dibangun pengembangan selanjutnya akan lebih
mudah. Jangan menyerah untuk mencoba, jangan takut gagal, seperti yang Dino
bilang di blognya kalau orang yang tidak pernah gagal adalah orang yang tidak
pernah melakukan sesuatu.

dino: hehehe
thank you thank you

Game buatan Indonesia

September 28th, 2006 by chibiz

Orisinal.com adalah online games yang dibuat oleh orang Indonesia yang tinggal di Amerika bernama Ferry Halim. Dia sudah mendapatkan banyak banget penghargaan, misalnya dari majalah Times :The Best 50 Websites. Gamenya ringan, mudah dipelajari, asyik tuk buang waktu, grafisnya keren abis, dan banyak pilihan. cek it ot in hir

Times are Changing

September 28th, 2006 by chibiz

When I need information the first place I look is:
(based on the OMD International Research)

Internet 83%
Newspaper 14%
YellowPages 3%

Times are changing, can you feel it…

My Routine

September 28th, 2006 by chibiz

Ini website yang pasti aku kunjungin setiap harinya:

  1. Gmail
  2. YahooMail
  3. MyYahoo
  4. Google Personal Page
  5. Rojo
  6. Google Reader
  7. Del.icio.us
  8. Friendster
  9. Soccernet
  10. this blog!!

Tipe Genius Yang Mana Kamu..

September 28th, 2006 by chibiz

Conceptualists, muda udah jenius..

LITERATURE:
The Great Gatsby
F. Scott Fitzgerald
Age 29

PAINTING:
   Les Demoiselles d’Avignon
   Pablo Picasso
Age 26

FILMMAKING:
   Citizen Kane
   Orson Welles
Age 26

ARCHITECTURE:
The Vietnam War Memorial
   Maya Lin
Age 23

MUSIC:
  The Marriage of Figaro 
   Wolfgang Mozart
Age 30

Experimentalists tua baru keliatan

LITERATURE:
Huckleberry Finn
   Mark Twain
  Age 50

PAINTING: Château Noir
Paul Cézanne
Age 64

 

FILMMAKING: Vertigo
Alfred Hitchcock
Age 59

ARCHITECTURE: Fallingwater
Frank Lloyd Wright
Age 70

MUSIC:
Symphony No. 9
Ludwig van Beethoven
Age 54

Goblogalist, tidak pernah muncul pinternya..
SEGALA BIDANG: contohnya banyak
Orang Indonesia
Age: Segala Umur (kayak film aja)